Pendidikan dihadapkan pada tantangan tentang transformasi pembelajaran melalui digitalisasi media pembelajaran. Menghadapi kenyataan itu, peran guru menjadi urgen di dalam meningkatkan kemampuan penguasaan ICT di era digital. Guru perlu memiliki kemampuan di dalam mengembangkan media pembelajaran yang interaktif sesuai dengan karakteristik generasi saat ini yang cenderung digital native.

“ya kita harus berkolaborasi antara LPTK Kejuruan dengan SMK untuk meningkatkan kemampuan guru di bidang ICT” ujar Dr. AG Tamrin, M.Pd selaku ketua pengabdian.tim Riset Grup Civil Engineering Education Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Menurutnya, upaya itu dilakukan agar LPTK dan SMK dapat menghadapi secara bersama-sama tantangan dunia pendidikan, khususnya bidang kejuruan dalam mentransformasikan pembelajaran di era digital.

Dengan latar belakang tersebut, Tim Riset Grup PTB UNS melaksanakan kerjasama pengabdian kepada SMKN 2 dan 5 Surakarta untuk mengadakan pelatihan pembuatan video pembelajaran berbasis flip learning di SMKN 5 Surakarta secara blended training pada hari selasa, 29 Juni 2021. Acara dibuka oleh Kepala Program Studi Teknik Konstruksi dan Properti dari SMKN 5 Surakarta serta dihadiri oleh guru SMKN 2 surakarta dan SMKN 5 Surakarta serta Dosen Prodi PTB.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi guru untuk meningkatkan kemampuan di dalam membuat media video pembelajaran. “terlebih video menjadi media belajar yang sangat digandrungi oleh generasi sekarang, yang cenderung digital native,” kata Wahyu Noviansyah, M.Pd salah satu anggota tim pengabdi CEE Riset Grup Prodi PTB.